Pudar Oleh Rezky Simbung

Aku tidak tahu puisi ini bisa tercipta yang ku tahu sampai sekarang aku masih sayang, dan kuyakin Tuhan Pasti Tahu.

“Pudar”
Pudar
Hilang sudah 
Semakin samar
Hingga Ku lelah
Berharap semua akan indah 
Walau sekarang sering kemengeluh
Menyerah keluh kesah
Risau, Galau atau Apalah
Ada banyak yang datang dan pergi
Dan hanya meninggalkan memory
yang saat ini yang jadi History
Samaar
Semakin samar 
lambat laun Hilang
Lalu terlupakan
Yang kutahu
Selalu yang kutahu
Tuhan tidak pernah mengganti rusukku
jika dia milkkku, Maka akan Kembali padaku
Oleh : Rezky Simbung
 
Facebook Comments
bagikan ya Sobat di....Share on FacebookPin on PinterestShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Pudar Oleh Rezky Simbung | Rumah Puisi | 4.5