Puisi islam dengan judul penghambaanku takkan memudar

Kehidupan layaknya cermin yang tak pernah salah dalam menilai diri dari penghambaan manusia terhadap sang pencipta, segalanya takkan memudar seiring bergantinya zaman kehidupan, sedikit bahasa untuk mengirim pembaca kepemaknaan setiap bait puisi yang berjudul

Penghambaan takkan memudar
Oleh jumaing

Serontak siang berubah menjadi malam
Malam menjelma pagi
Meninggikan semangat
Memudarkan keegoisan

Melemahkan khayalan
Menipiskan semngat berdali mimpi
Yang nyata dalam kehidupan syurgawi

Lima waktu yang disempurnakan
Menghidupkan sumpah yang hampir terlupakan
Duduk diantara pertigaan malam
Sembari menyebut dan menghambakan diri padanya

Walau kadangkala tuhan memberikan
Sebuah isyarat kehidupan
Dengan menghidupkan api, angin yang merontah
Ingatlah takkan terjadi bilamana
kau sendiri tak memintanya

Bagaimana kawan puisinya miris bukan dengan kehidupan sekarang dulu agama merupakan tiang dalam kehidupan sekarang hanya jadi pengganjal dalam keseharian, semoga puisi ini membuka mata hati kita untuk tetap tidak lupa terhadap sang pencipta.

Facebook Comments
bagikan ya Sobat di....Share on FacebookPin on PinterestShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Puisi islam dengan judul penghambaanku takkan memudar | Rumah Puisi | 4.5