Puisi sedih dengan judul tikaman hati jangan dibaca bila tak meresapinya oleh jumaing

Tikaman hati
Oleh jumaing

Apa cukup bagimu
Kau pergi menyisihkan kisah
Melukai hati

Kau tanya aku
Masihkah senyum itu milikku
Masihkah ragamu denganku
Masihkah semua…
Tentang dirimu untukku

Kau balik menatap senyum
Berjalan dengan pikiranmu
Kau perlahan menikam hati
Yang kau sandarkan padamu
Rasa yang tertutup rapat
Dan ku kunci dengan erat
Kau hianati dengan manjamu
Selamat tinggal katamu.

Facebook Comments
bagikan ya Sobat di....Share on FacebookPin on PinterestShare on Google+Tweet about this on TwitterShare on LinkedIn
Puisi sedih dengan judul tikaman hati jangan dibaca bila tak meresapinya oleh jumaing | Rumah Puisi | 4.5